Desain Abadi

Karpet "Kinshu"
— Mahakarya Tenun yang Menangkap Keanggunan Abadi Musim Gugur
— Mahakarya Tenun yang Menangkap Keanggunan Abadi Musim Gugur
Melangkah ke Lobi Utama, Anda akan berdiri di atas sebuah karya seni tekstil Jepang yang unik. Dirancang pada tahun 1973 di bawah visi arsitek ulung Isoya Yoshida, karpet megah ini terinspirasi oleh alam dan "Kinshu" - dedaunan musim gugur yang hidup dan seperti brokat - yang digambarkan dalam kumpulan puisi kuno Manyoshu.
Dibuat menggunakan teknik Dantsu (pembuatan karpet Jepang) tradisional di Yamagata, setiap benang ditenun dan diukir dengan tangan secara teliti oleh para pengrajin ahli.

Lampu Gantung Gakujin
— Mempertahankan Kilau Selama 90 Tahun
— Mempertahankan Kilau Selama 90 Tahun

LEACH BAR
— Kehangatan Pondok Inggris, yang Dirancang
oleh seorang Master dari Gerakan Seni Garpu Mingei
— Kehangatan Pondok Inggris, yang Dirancang
oleh seorang Master dari Gerakan Seni Garpu Mingei
Ruangannya sendiri merupakan sebuah karya seni—dan 'LEACH BAR,' yang didirikan pada tahun 1965, menawarkan kesempatan untuk merasakannya secara langsung. Dirancang oleh perajin keramik Inggris, Bernard Leach, bar ini menciptakan kembali kehangatan sebuah pondok pedesaan Inggris yang sederhana.
Interiornya menampilkan karya-karya dari Harta Karun Nasional Hidup Shoji Hamada, serta Kanjiro Kawai dan Shiko Munakata, menciptakan ruang istimewa di mana Anda dapat menikmati minuman sambil merasakan kehadiran para maestro ini.

La Ronde
— Rondo Cahaya dan Bayangan, Menerangi Malam yang Berkilauan
— Rondo Cahaya dan Bayangan, Menerangi Malam yang Berkilauan
“La Ronde” menyambut para tamu di ujung jalan masuk yang dirancang menyerupai jembatan. Begitu melangkah masuk, Anda akan diselimuti oleh ruang dramatis yang menampilkan mosaik kaca ungu cerah yang membentang dari pilar hingga langit-langit.
Dirancang pada tahun 1965 oleh Isoya Yoshida dengan bimbingan kreatif dari Bernard Leach, permata arsitektur ini dibuat dengan cermat oleh para pengrajin terampil. Bahkan setelah hampir 60 tahun, bangunan ini memancarkan kecemerlangan abadi yang memikat.
Setelah renovasi baru-baru ini, tempat ini sekarang menawarkan tempat duduk yang elegan dengan pemandangan taman Jepang—berkembang menjadi tempat persembunyian yang mewah di mana estetika Jepang dan Barat berharmoni.

Lampu Gantung Shiun
— Perpaduan Harmonis dari Air,
Pepohonan Hijau, dan Cahaya
— Perpaduan Harmonis dari Air,
Pepohonan Hijau, dan Cahaya
Menghadap ke taman Jepang yang rimbun, air terjun yang meng cascading, dan aliran sungai yang berkelok-kelok yang mengalir melalui hotel, Ruang Utama dihiasi oleh lampu gantung "Shiun", yang dibuat oleh seniman Minami Tada.
Terdiri dari sekitar 250.000 elemen kristal yang membentuk 21 bentuk seperti awan, karya ini mewujudkan tema desain lounge: perpaduan antara alam dan arsitektur. Penampilannya berubah tergantung pada perspektif pengamat, dan telah menjadi salah satu pemandangan paling ikonik di RIHGA Royal Hotel Osaka.

Aula Sanraku
— Panggung Keindahan Jepang yang Ditenun dengan Bunga Sakura dan Daun Musim Gugur
— Panggung Keindahan Jepang yang Ditenun dengan Bunga Sakura dan Daun Musim Gugur
Aula Sanraku dihiasi dengan permadani Nishijin yang mereplikasi Yoshino Tatsuta, sebuah mahakarya pelukis periode Momoyama, Kano Sanraku. Membentang di dinding aula perjamuan megah ini, desain tersebut membangkitkan kesan sebuah lukisan monumental yang terbentang di seluruh ruangan.
Menggambarkan bunga sakura dan dedaunan musim gugur, permadani ini juga berfungsi sebagai pembatas yang dapat membagi aula menjadi dua bagian, menjaga keindahan dan fungsionalitas yang telah lama menjadi ciri khas layar lipat tradisional Jepang.

Aula Korin
— Langit-langit Megah yang Ditenun dengan Bunga Iris dan Cahaya
— Langit-langit Megah yang Ditenun dengan Bunga Iris dan Cahaya
Ciri khas utama Korin Hall adalah langit-langit emasnya yang megah. Terinspirasi oleh lukisan Irises dan layar Yatsuhashi karya Ogata Kōrin yang terkenal, langit-langit tersebut dihiasi dengan 750 kelopak bunga iris yang bercahaya.
Setiap kelopak bunga dibuat secara individual oleh para pematung Buddha Kyoto, sementara tiga lampu gantung besar memancarkan cahaya yang mempesona di seluruh aula. Bersama-sama, mereka menciptakan kesan mempesona seperti bunga iris yang mekar di atas hamparan air yang berkilauan.
Majalah daring “The ROYAL”
Jelajahi konten lainnya
- RIHGA Royal Hotel Osaka
- Sejarah kita
- Desain Abadi


